Contoh Teknologi Terbaru yang Menjadi Trend

Contoh Teknologi Terbaru yang Menjadi Trend, eknologi tercipta untuk semakin memudahkan hidup manusia. Oleh karenanya, teknologi akan terus berevolusi mengikuti perkembangan kebutuhan manusia. Kita saksikan bersama, tiap tahun kemunculan teknologi terus mewarnai kehidupan manusia. Banyak aspek yang tersentuh teknologi mulai dari medis, komunikasi, pendidikan hingga ekonomi.

– Otomatisasi Proses Robotik (RPA)

Robotic Process Automation (RPA) adalah teknologi  berupa perangkat lunak yang bekerja secara otomatis yang di gunakan untuk menafsirkan aplikasi, memproses transaksi, menangani data, dan bahkan membalas email. RPA mampu memudahkan beragam pekerjaan dan menganalisanya dengan cepat dan akurat.

– Hybrid Cloud

Teknologi ini merupakan salah satu bentuk transformasi digital. Teknologi ini merupakan kombinasi dari public dan private cloud. Umumnya, perusahaan menyimpan data yang sensitif menggunakan private cloud. Sementara, layanan lain di simpan di public cloud. Nah, hybrid cloud banyak di gunakan oleh berbagai perusahaan berbasis teknologi untuk meningkatkan keamanan dan ketahanan pada bisnis mereka.

– Edge Computing

Edge computing (EC) adalah teknologi berbentuk paradigma komputasi terdistribusi, yang mendekatkan komputasi dan penyimpanan data ke sumber data. Hal ini dapat meningkatkan waktu respon dan menghemat bandwidth. Perusahaan seperti AWS (Amazon Web Services), Microsoft Azure, dan Google Cloud Platform terkenal memiliki layanan EC yang baik.

– Quantum Computing

Quantum computing merupakan bentuk komputasi yang memanfaatkan fenomena kuantum seperti superposisi dan keterikatan kuantum. Teknologi ini juga terlibat dalam mencegah penyebaran Covid-19, dan untuk mengembangkan vaksin potensial. Ini dapat tercapai berkat kemampuannya untuk menanyakan, memantau, menganalisis, dan menindaklanjuti data dengan mudah.

Quantum computing juga banyak di gunakan oleh perbankan dan industri keuangan non-bank untuk mengelola risiko kredit, perdagangan frekuensi tinggi dan untuk mendeteksi penipuan.

– Teknologi 5G

Sebelumnya kita mengenal teknologi 3G dan 4G dalam menjelajahi internet, menggunakan layanan berbasis data, meningkatkan bandwidth dan lainnya secara cepat. Tahun ini, kita menantikan lahirnya teknologi di sektor komunikasi, yakni 5G. Layanan ini mengandalkan teknologi canggih seperti AR dan VR, bersama dengan layanan game berbasis cloud seperti Google Stadia, dan NVidia GeForce Now.

– Internet of Thing (IoT)

Internet of Thing (IoT) merupakan konsep di mana objek yang memiliki kemampuan mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau manusia ke komputer. IoT telah berkembang dari konvergensi teknologi nirkabel, micro-electromechanical systems (MEMS) dan Internet.

Sejauh ini, IoT paling erat hubungannya dengan komunikasi machine-to-machine (M2M) di bidang manufaktur dan listrik, perminyakan, dan gas.

– Virtual Reality

Virtual Reality (VR), bersama dengan Augmented Reality (AR), dan Extended Reality (ER) merupakan teknologi  yang hadir tahun ini. Dalam prosesnya, VR membenamkan user dalam suatu lingkungan sementara AR menyempurnakan lingkungan mereka.

Teknologi ini utamanya di gunakan untuk bermain game, namun penggunaannya semakin luas, karena bisa di gunakan juga untuk pelatihan. Misalnya, perangkat lunak simulasi VirtualShip yang di gunakan untuk melatih Angkatan Laut, Angkatan Darat, dan penjaga pantai di Amerika Serikat (AS).

Arah Teknologi Terbaru di Bidang Bisnis

Melihat beberapa teknologi yang hadir selama ini, penting bagi perusahaan untuk selalu update kemampuan dan adaptasi teknologi. Berikut merupakan arah teknologi di tahun 2022.

– Otomatisasi yang Mempercepat Kerja Manusia

Dengan otomatisasi, waktu yang di perlukan untuk mengerjakan suatu pekerjaan menjadi lebih cepat. Teknologi akan mengarah pada di perpendeknya rantai birokrasi, sehingga suatu pekerjaan yang biasanya selesai dalam 1 minggu, dapat di perpendek menjadi 1 hari atau bahkan bisa selesai dalam hitungan jam.

– Pengambilan Keputusan yang Cepat

Teknologi juga akan mengarah pada di percepatnya sebuah pengambilan keputusan. Dengan suplai data yang lebih cepat, perusahaan maupun pengambil kebijakan bisa segera membuat keputusan.

– Penghematan Biaya

Teknologi juga akan berorientasi pada penghematan biaya, baik itu produksi maupun pemasaran.

– Meningkatkan Respons

Dengan teknologi, sistem akan dapat terintegrasi di semua kantor cabang atau anak perusahaan. Sehingga akan dapat meningkatkan kecepatan dalam merespons sesuatu. Pihak manajemen pun akan dengan cepat mengetahui kondisi yang ada tanpa harus berkunjung ke kantor cabang yang jauh dan membutuhkan biaya akomodasi.

Tren Teknologi Terbaru di Tahun 2022

Seperti yang telah di sebutkan sebelumnya, kehadiran teknologi tidak akan berhenti di tahun ini. Sebab, kemajuan ilmu pengetahuan akan selalu di iringi dengan kehadiran teknologi-teknologi baru. Apalagi sifat natural teknologi adalah “dinamis”, yang artinya perkembangannya selalu bergerak mengikuti perkembangan zaman dan tuntutan hidup manusia.

Menurut analis dari Gartner, di tahun depan akan ada delapan tren teknologi yang harus di cermati. Para ahli percaya teknologi-teknologi yang akan hadir ini akan relevan, setidaknya selama lima tahun ke depan.

1. Internet of Behavior  (IoB)

Internet of Behavior (IoB) adalah tren yang sedang berkembang. Istilah ini mengacu pada pengumpulan dan penggunaan apa yang di sebut “digital dust”, yaitu jejak digital yang di tinggalkan orang dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Teknologi ini mampu hadir dalam bentuk facial recognition, pelacakan lokasi, dan Big Data. Termasuk dari ponsel cerdas dan perangkat yang dapat di kenakan, dan sensor di tanamkan di tubuh manusia. Gartner memperkirakan, pada akhir 2025 lebih dari setengah populasi dunia akan berpartisipasi dalam setidaknya satu program IoB.

2. Intelligent Composable Business

Ini adalah teknologi yang dapat beradaptasi dan merekayasa ulang dirinya sendiri sesuai dengan situasi. Kehadirannya memungkinkan user mendapatkan fungsionalitas yang di butuhkan dengan cepat. Teknologi tersebut dapat di sediakan oleh vendor atau di kembangkan di rumah.

3. Jejaring Keamanan Siber

Cybersecurity mesh atau jaring keamanan siber adalah teknologi yang memungkinkan user mengakses aset digital dengan aman, di mana pun aset atau user berada. Artinya, sistem perlindungan akan fokus pada pengorganisasian perimeter keamanan di sekitar setiap pengguna.

Kemunculan teknologi ini di sebabkan oleh meningkatnya permintaan akan teknologi cloud dan meningkatnya jumlah karyawan jarak jauh. Banyaknya karyawan yang bekerja jarak jauh, membuat sistem keamanan internal tidak lagi berfungsi.

Para ahli percaya bahwa pada tahun 2025, jaringan keamanan siber akan mendukung lebih dari setengah permintaan manajemen akses digital.

4. Total Experience

Total Experience merupakan bentuk teknologi yang mengkonsolidasikan pengalaman pelanggan, karyawan, dan user dengan lingkungan multi-channel. Perusahaan membutuhkan strategi konsolidasi yang berpengalaman karena interaksi menjadi lebih mobile, virtual, dan terdistribusi.

Menggunakan data terkonsolidasi untuk membuat strategi terpadu dapat memberikan manfaat yang kuat bagi bisnis. Gartner memprediksi bahwa perusahaan yang mengadopsi Total Experience akan mengungguli pesaing dalam metrik kepuasan pelanggan selama tiga tahun ke depan.

5. Hyper Automation

Di masa depan masih ada permintaan yang besar untuk otomatisasi proses dan tugas manual yang berulang. Oleh karena itu, RPA tetap menjadi tren penting. Nah, otomatisasi berbasis tugas ini akan semakin digantikan oleh otomatisasi berbasis proses. Inilah yang disebut Gartner sebagai Hyper Automation. Teknologi ini menyiratkan pengoptimalan proses bisnis pada tingkat yang baru secara kualitatif, menerapkan teknologi inovatif, termasuk kecerdasan buatan dan machine learning.

6. Anywhere Operation

Anywhere Operations adalah model bisnis yang dirancang untuk mendukung pelanggan, karyawan, dan layanan dari mana saja di dunia. Trennya sudah ada sebelumnya, tetapi pandemi 2020 telah mempercepat pergerakan ke arah ini.

Gartner percaya bahwa pada akhir 2023, 40% perusahaan akan menggunakan teknologi untuk mendukung model bisnis “Anywhere Operation“, dengan menggabungkan interaksi virtual dan fisik dengan pelanggan dan karyawan.

7. AI Engineering

AI Engineering adalah teknologi yang menyediakan disiplin rekayasa dan struktur kuat, yang akan menekankan ketersediaan AI dan memastikan skala dan penerapannya. Gartner menganggap ini penting, karena menurut penelitian hanya setengah dari proyek AI yang beralih dari prototipe ke implementasi.

AI Engineering didasarkan pada metodologi DataOpsModelOps, dan DevOps, dan membantu meningkatkan keandalan dan kinerja model AI, serta laba atas investasi yang diperoleh perusahaan dalam kecerdasan buatan.

8. Distributed Cloud

Teknologi terbaru ini mampu mendistribusikan layanan cloud ke beberapa lokasi di luar pusat data penyedia. Namun, tanggung jawab untuk operasi, pengelolaan, dan pengembangannya tetap berada di tangan penyedia cloud.

Nah, artikel diatas menjelaskan tentang teknologi  yang harus kalian ketahui dan wajib kalian fahami.