Tasya Dievar (dua dari kanan), dalam sebuah kegiatan saat magang di Thailand
Tasya Dievar (dua dari kanan), dalam sebuah kegiatan saat magang di Thailand

Sebagai upaya mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing, Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar kembali mengirimkan mahasiswanya mengikuti magang internasional di luar negeri.

Awal tahun ini sebanyak 4 mahasiswa dari Unisba diberangkatkan ke Thailand untuk belajar dalam rangka pertukaran mahasiswa. Mereka mengikuti program Student Exchange Unisba-Thailand. 

Selama di Negeri Gajah Putih, keempat mahasiswa itu akan mengikuti kegiatan belajar di Thaksina Administration Business Technology College dan Bangkol College of Business Administration and Tourism.

Selama satu bulan di Negeri Gajah Putih, tentunya mahasiswa belajar banyak hal. Mulai dari sistem pendidikan, budaya, lingkungan kerja, dan belajar beradaptasi dengan orang-orang baru di negara yang mereka tempati. 

Diungkapkan Tasya Dievar, salah satu peserta Student Exchange Unisba-Thailand dari Prodi Ilmu Hukum mengungkapkan pengalaman dan keseruan selama beraktivitas magang di negeri gajah putih. 

Salah satunya, berkesempatan mengikuti festival pertanian terbesar di Thailand ‘The 41th National Convention of Future Farmers Thailand (FFT’41)’ di Surat Thani pada 15 hingga 20 Februari 2020.

“Di sana, tepatnya di Shurat Thani College of Agriculture and Technology, kita juga ketemu orang-orang dari Indonesia, Malaysia, Netherlands, China, Vietnam. Acara ini seru banget, di FFT'41 ini kegiatannya ada bazar dan pameran produk pertanian. Saya sama 2 orang dari Indonesia, dari SMK PP Negeri 1 Tegalampel Bondowoso, berkesempatan presentasi produk pertanian mereka, saya yang jadi penerjemah,” ungkap Tasya kepada BLITARTIMES, Rabu (25/3/2020).

Keseruan acara itu lanjut dia, juga diisi dengan Bamboo Craft Competition. Serta demo membuat souvenir, kerajinan, hand sanitizer, memasak, menghias totte bag, dan lainya. 

Bagi peserta dari Indonesia juga diberikan kesempatan untuk mengikuti kegiatan khusus, sesuatu yang menjadi pengalaman berkesan tak terlupakan.

“Malamnya kita, yang dari Indo-Vietnam itu ngikutin night party, per negara ada tampilannya masing masing, kebanyakan nampilin tarian. Terus yang dari Indonesia nampilin Maumere Dance. Peserta dari Indonesia juga digiring direktur dari BC-BAT ke Khao Sok National Park. Tempat ini kayak danau besar banget gitu, naik perahu, banyak tebing-tebing. Kita melipir ke (kurang tau sih) katanya kota sebelah. Di sana kayak di bali, ada pondok pondok gitu,” paparnya.

Meski kuliah di jurusan Hukum, selama di Thailand Tasya mendapat kesempatan magang sebagai Asisten Pengajar di Bangkok College of Business Administration and Tourism (BC-BAT) di Tourism Department, di Bangkok bagian Timur.

“Kegiatannya ngajar dalam bahasa Inggris. Di sana ngajar anak College, saya ngajar 4 mata ajaran, 4 pertemuan dalam satu minggu. Selama ngajar ya biasa aja kayak belajarnya anak SMA gitu, kan mereka college, setara sama SMK,” jelas Tasya.(*)